Yesus berkata: “Wahai umatKu, hari ini adalah perayaan Hari Kelahiran Bunda Ku yang suci, sembilan bulan setelah perayaannya atas Pengangkatan Kejernihan Aslinya. Bunda Ku dihormati tanpa dosa sepanjang hidup-Nya, dan bahkan saat konsepsinya, Ia bebas dari dosa asli. Kolam air ini mewakili kesucian hidup-Nya yang bebas dari dosa, sama seperti Aku menawarkan air baptis untuk membebaskan seluruh umat manusia dari dosa asli melalui kematian-Ku di salib. KorbananKu telah membebaskan semua orang yang layak berdasarkan perbuatan-perbuatan mereka dalam kehidupan ini untuk masuk surga. Sekarang, manusia memiliki kesempatan untuk masuk surga dimana pintunya terbuka oleh penebusan umat manusia melalui-Ku. Anda masih mempunyai kebebasan berfikir untuk menerima Aku atau menolak Aku, tetapi anda juga mempunyai sakramen pengakuan dosa untuk menghapus dosa-dosa anda ketika mencari ampunan dari-Ku. Bahkan jika kamu adalah seorang dosawan, kamu tidak punya alasan untuk tidak menerima ampunanKu dan diselamatkan dari dosamu. Dalam kehidupan, kamu berada di persimpangan setiap kali membuat keputusan. Kamu bisa memilih mengikuti Kehendak-Ku dan Perintah-Perintah-Ku pada jalan sempit menuju surga, atau kamu bisa memilih menolak melayani Aku pada jalan lebar menuju neraka. Manfaatkan kasihan dan rahmat-Ku, dan kamu akan hidup dalam cinta abadi dengan Aku di surga dimana kamu diciptakan untuk datang.”
Yesus berkata: “Wahai umatKu, penting bagi anda mengetahui apa yang diajarkan kepada anak-anakmu di sekolah. Terdapat tekanan besar pada anak-anakmu untuk mendapatkan nilai-nilai baik apakah itu di sekolah dasar, sekolah menengah, atau perguruan tinggi. Hanya sedikit dari mereka yang akan berprestasi dalam memperoleh ‘A’ semuanya. Memang penting bagi anda mempelajari pelajarannya, tetapi setiap orang perlu belajar tentang moralitas atau pengetahuan apa yang benar dan salah menurut norma-norma masyarakatmu. Kebutuhan iman kepada Aku adalah panggilan rohani dalam diri yang tidak terpenuhi hingga kamu mencapai cinta dan damai-Ku. Hingga kamu mendapatkan damai jiwa dari-Ku, kamu akan terus mencari keamanan ini sampai kamu puas. Beberapa anak-anak dikondisikan dengan kebencian etnis, sementara yang lain dikondisikan untuk menjadi mandiri dan berusaha kaya dalam hal-hal duniawi. Karena doa telah dihapus dari sekolah-sekolah, sulit bagi pemuda-pemudi memiliki panggilan iman yang kuat. Hanya melalui kepercayaan orang tua yang kuat bahwa anak-anak didorong untuk menghadiri gereja dan mempunyai kehidupan doa yang baik. Setiap anak mempunyai kebebasan berfikir dan akhirnya mereka harus memilih mencintai Aku sendiri-sendiri. Ini mengapa mereka perlu lingkungan yang baik dan orang tua yang menyayangi sebagai teladan untuk diikuti. Doakanlah anak-anakmu dan pastikan bahwa mereka menerima beberapa pelatihan iman yang layak bersama dengan kelas-kelas sekuler mereka.”